| kemarau |
Kemarau ini sudah saatnya berganti sudah waktunya kunanti demi janji: musim semi untukku. Bukankah telah kuterima dengan rela daun-daun yang gugur? Juga telah kumengerti hijau menua berubah coklat, pucat, lalu terpecah-pecah berserak untuk bersatu kembali dengan tanah. Mereka yang yakin berpelukan erat Sudah saatnya hujan jatuh demi janji. Biarkan tanah menghimpun kembali kuatnya |
| solo des 02 |
kemarau
remuk
| remuk |
aku mau saja remuk-hati ku sekali lagi buat mu toh juga hanya sekali saja lalu aku bisa lupakan semuamenanti lalu selesai semua tapi kalau kau mau pikir hidup hanya sekali |
| jakarta, nov 02 |
tunduk
| tunduk |
tunduk pada kuatmu dalam bayang-bayang surgakekasih yang kurindu segera lupakan aku! tunduk pada kuatmu bukan karenaku tunduk pada kuatmu |
| jakarta, des 02 |
pinjamkan
| pinjamkan |
pinjamkan hatimu padaku - sesaat saja kan kujadikan sebuah puisi untuk kita lalu kuingin kau temani aku berkelana di dalamnya - sebentar saja agar kita tahu: |
| jakarta, des 02 |
